Jumat, 26 Agustus 2016

Biodata Penulis antologi Lumbung Puisi IV 2016, Himpunan Masyarakat Gemar Membaca



1.Abu Ma’mur MF Lahir di Tegal dan bermukim di Brebes. Puisi-puisi dan tulisannya tersebar di Horison, Suara Merdeka, Wawasan, Muslimah, Sabili, Perkawinan dan Keluarga, Tren, Kabar Pesisir, dsb.
Sejumlah puisinya juga termuat dalam Bunga Rampai: Mengenang Piek Ardijanto Soeprijadi (2003), Persetubuhan Kata-kata (Taman Budaya Jawa Tengah, 2009), Ngranggeh Katuranggan (Yayasan Pustaka, 2009), Munajat Sesayat Doa (FLP Riau, 2011), Kosong=Isi: Antologi Puisi 107 Penyair Indonesia dan Malaysia (Lesbumi, 2012), Balada Asu (Yayasan Pustaka, 2012), Dialog Taneyan Lanjang (Majlis Sastra Madura, 2013), Ganti Lakon Sintren Dadi Ratu (Kampung Seni Kota Tegal, 2014), Puisi Menolak Korupsi Jilid 4: Ensiklopegila Koruptor (Forum Sastra Surakarta, 2015), Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid III (Sibuku Media, Yogyakarta, 2015), Memo Anti Terorisme (Forum Sastra Surakarta, 2016), Pray For Indonesia (Mawar Publisher, 2016), Antologi Puisi Akrostik: Dua Sayap (FAM Publishing, 2016), Arus Puisi Sungai (Tuas Media, 2016), dan Pasie Karam (Antologi Puisi Temu Penyair Nusantara pada Pekan Kebudayaan Aceh 2016) Sekarang aktif di Komite Sastra Dewan Kesenian Kabupaten Brebes.

2.Agustav Triono. Lahir di Banyumas, 26 Agustus 1980.
Aktif di Teater TUBUH Purwokerto, Para Penulis Muda Banyumas (PENA MAS), Komunitas HTKP Purwokerto dan Komunitas KATASAPA Purbalingga. Mengabdi sebagai GTT di SMP N 1 Mrebet, Purbalingga. Melatih dibeberapa Teater pelajar. Menulis puisi, cerpen, dan naskah drama/teater. Karya-karyanya pernah termuat dibeberapa media massa dan dibuku antologi bersama.

3.Alveng Subrata, lahir di Nganjuk ,20 november. Saat ini berdomisili dan bekerja di Surabaya. Antologi cerpen bersama :  Gadis Mengetuk Pintu, Pemimpin.  Antologi bersama puisi : SYAIR SYIAR Aku Suka, Puisi Kampungan Ayo Goyang,  Selaras Nada Bumi, Memo Anti Terorisme.

4.Amrin Moha (Mohamad Amrin), lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNWIR Indramayu. Puisi-puisi dimuat di Harian Radar Cirebon. Antologi Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia (2014). Sempat berteater bersama kelompok Kaliwani di Indramayu (2012). Suka ngobrol dan ngumpul tanpa gadget. Saat ini tinggal di Komplek Griya Sampiran Indah BE/04, Desa Sampiran Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon. Ia juga sebagai jurnalis media elektronik di cirebon.

5 Anggoro Suprapto,Lahir di kota kecil, Juwana, Pati, Jawa Tengah, 17 Agustus 1962. Lulusan sarjana komunikasi, meneruskan pasca sarjana non gelar jurusan khusus jurnalistik. Hidup sebagai penulis, dan dijuluki teman-temannya "pabrik naskah" karena menulis apa saja, baik  karya fiksi maupun nonfiksi. Banyak bukunya yang sudah diterbitkan, di antaranya: KUMPULAN PUISI: Album Biru, Puisi-puisi Heroik, Tugumuda. KUMPULAN CERPEN: Wagiyem, Matindo, Selamat Pagi Play Boy. NOVEL: Nyanyian Sepanjang Jalan, Matahari Merah, Amiyati Gadis Desa, Jatuhnya Soeharto, Padang Ilalang Gersang.Juga menulis Buku-buku Nonfiksi, diterbitkan Kompas Gramedia, dan penerbit lainnya. Karyanya juga banyak diterbitkan secara gabungan.

6.Anjrah Lelono Broto lahir di Jombang Jawa Timur pada 03 Juli 1979. Alumnus Jurusan Pend. Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jombang.     Beberapa karyanya (baik pribadi maupun keroyokan) adalah Syukuran (naskah monolog, 1998), Lelaki Terbuang (saduran naskah teater Perampok, 1998), Blossom In The Wind (saduran naskah teater, 1999), Lilih (antologi geguritan, 2004), Negeri Di Angan (antologi esay, 2008), Esem Ligan Randha Jombang (antologi geguritan, 2010), Orasi Jenderal Markus (naskah monolog, 2011), Pasewakan (antologi geguritan, 2012), Meletakkan Cinta Pada Hati (antologi puisi, 2013), Tasbih Hijau Bumi (antologi puisi, 2014), Tadarus Puisi (antologi puisi, 2015), dan  Emak, Sayak, Lan Hem Kothak-Kothak (antologi cerpen berbahasa Jawa, 2015). Sekarang bergiat di Bengkel Sastra Benteng Jagad.

7.Arif Khilwa,  Lahir di Pati, 20 Agustus 1981. Menulis Lakon teater dan puisi di sela-sela kesibukannya mengajar Mapel Sosiologi di MA. Salafiyah Kajen Pati. Karya-karya termuat dibeberapa antologi: The Painting of Memories (Gandrung Sastra:2014), Surau Kampung Gelatik ( sibuku Media: 2015), Puisi Menolak Korupsi  ( Forum sastra Surakarta:2015), Tifa Nusantara II (Pusaka senja: 2015), Bunga Putra Bangsa ( Nittramaya: 2016), Sakkarepmu (sibuku Media:2016), Memo Anti Terorisme ( Forum sastra Surakarta: 2016), Ayo Goyang (Yabawande: 2016) dan dimuat media cetak. Salah Satu Pendiri dan pegiat Gandrung Sastra, juga aktif di Teater Minatani, Gosek tontonan Pati. .

8.Ari Witanto, akrab dipanggil Mbah Bent. Lahir tahun 1984 didusun Balong, kaligintung, bagian kecil dari DI Yogyakarta. Mencintai sastra terutama puisi sejak Sekolah Dasar. Karyanya pernah dibacakan di beberapa Radio lokal semasa SMU. Puisinya sempat menghiasi Radar Bekasi, Harian Lahat, dan Buletin jejak (Forum Sastra Bekasi).  Beberapa antologi puisi bersama yang memuat karyanya adalah: Spring Fiesta (antologi bilingual Sembilan Negara), Kepada Bekasi (2013), Lentera Sastra 1, Lentera Sastra 2(2014). Dan tersebar di beberapa media sosial.

9.Arwinto Syamsunu Ajie, lahir di Kebumen, 3 Maret. Ia tergabung di DSJ (Dapur Sastra Jakarta). Puisi-puisinya dipublikasikan di media massa dan antologi bersama. Buku puisi tunggalnya yang telah terbit berjudul  Langit Bersorban Awan (Teras Budaya, 2015).


10.Arya Setra , penyair ini tinggal di Pasar Seni Ancol
     Taman Impian Jaya Ancol,  Jakarta Utara.

11.Bambang Widiatmoko, pengarang kelahiran Yogyakarta ini telah memiliki kumpulan puisi tunggal Pertempuran (1980), Anak Panah (1996), Agama Jam (2002), Kota Tanpa Bunga (2008), Hikayat Kata (2011), dan Jalan Tak Berumah (2014).  Cerpennya terhimpun dalam antologi Bupati Pedro, Laki-laki Kota Rembulan (DKS, 2002), dan Elegi Gerimis Pagi (KSI, 2002). Sajak-sajaknya terhimpun dalam antologi bersama penyair lain Puisi Indonesia 1987 (DKJ, 1987), Tonggak IV (1987), Antologi Puisi Indonesia (1997), Antologi berbahasa Mandarin Penyair Kontemporer Indonesia (2008), Tanah Pilih (1998), Sajak Rindu Bagi Rasul (2010), Equator (edisi tiga bahasa, Indonesia, Inggris dan Jerman, 2011), Akulah Musi (2011), Tuah Tara No Ale (2011), Deklarasi Puisi Indonesia (2012), Sauk Seloko (2012), Penyair Menolak Korupsi (2013), Secangkir Kopi (2013), Lintang Panjer Wengi di Langit Yogyakarta (2014), Jula Juli Asem Jakarta (2014), dan di lebih 50 kumpulan puisi yang lain. Karyanya dibahas dalam buku kritik sastra  Puisi Indonesia Hari Ini: Sebuah Kritik (Korrie Layun Rampan, 1980),   Bahasa Puisi Penyair Bambang Widiatmoko (Fakultas Sastra UGM, 1987), Berburu Kata Mencari Tuhan (Gama Media, 2008), Perjumpaan dengan Banten (Kumpulan Esai Wan Anwar, Kubah Budaya, 2011). Bianglala  Perempuan dalam Sastra (Sugihastuti, Lembah Manah, 2012). Negeri Api Berlangit Puisi (KSI, 2013). Ikut menulis esai di buku In Memoriam Titie Sahid, Jejak Kepergian (Aksara, 2012) dan Jaket Kuning Sukirnanto (2014), serta di buku makalah seminar internasional Asosiasi Tradisi Lisan (ATL), tahun 2010, 2012, dan 2015. Kumpulan esainya Kata Ruang (Leksika, 2015). Dia diundang mengikuti 33rd World Congress Of Poets di Ipoh Malaysia, 2013.  Kini tercatat sebagai Anggota Asosiasi Tradisi Lisan (ATL),  staf pengajar ilmu komunikasi pada beberapa universitas di Jakarta, dan Ketua Komunitas Sastra Indonesia (KSI) Pusat.

12. Damar Angara, penyair ini tinggal di Demak Jawa Tengah.

13.Dedy Tri Riyadi,  lahir di Tegal, kemudianhijrahdanmukim di Jakarta Selatan. Bekerjasebagaipraktisiperiklanan di sebuah biro iklanlokal di sampingmenulispuisi yang beberap diantaranyadimuatdalambeberapa media cetak, seperti Koran Tempo danKompas,disampingditerbitkanmelaluisejumlahantologibersamaatausecaramandiridalamduabukupuisiyaituGelembung (2011) danLiburanPenyair (2014).

14.Denting Kemuning (Kanti ) Memiliki hobi menulis sejak masih Sekolah, penyair ini adalah seorang ibu dari tiga orang anak, Lahir 10 April di Surabaya . Kini tinggal di Surabaya.

15. Denis Hilmawati lahir di Solo, 02 Februari 1969. Buku antologi bersama diantaranya SONIAN.KITAB NEWHAIKU. Untuk Jantung Perempuan.
Ambarawa seribu wajah

16.Dharmadi, DP, penyair senior telah menerbitkan beberapa buku puisi, saat ini tinggal dan berkarya di kampung halamannya Purwokerrto

17.Daviatul Umam, lahir di Sumenep, 18 September 1996. Alumni PP. Annuqayah daerah Lubangsa ini merupakan mantan Ketua Umum Sanggar Andalas, sekaligus aktivis beberapa komunitas teater dan sastra lainnya. Sebagian karyanya dipublikasikan di sejumlah buku antologi bersama serta media cetak dan online. Juga dinobatkan sebagai Juara 1 Lomba Cipta Puisi Spontan Tingkat Umum Se-Kabupaten Sumenep (PP. Agung Damar, Pragaan 2013), Juara 1 Lomba Menulis Puisi Antar Pondok Pesantren Se-Jawa Timur (PP. Sidogiri, Pasuruan 2013), Juara 3 Lomba Cipta Puisi Kategori Umum (Festival Sastra UGM, Yogyakarta 2016), dan 10 Besar Sayembara Cipta Puisi Nasional (Sigi Media, Bandung 2016).

18.Eka Rs penyair ini lahir di Tasikmalaya, kini berusia 42 th, tinggal di Tasikmalaya Jawa Barat. Penyair ini juga seorang pekerja,pelaku,pecinta seni.

19. Ersa Sasmita adalah nama pena dari Erwan Sasmita. Menetap di Jakarta. Karya puisinya pernah diikutkan dalam sejumlah Buku Antalogi, antara lain Dari Negeri Langit (2014), Sang Peneroka(2015), Metamorfosis (2015), 1000 Haiku Indonesia (2015) dan Palagan (2016). Saat ini, tengah mempersiapkan penerbitan buku puisinya, Geisha.

20.Eno El Fadjeri lahir di barat Jakarta 29-April-1982. Profesi seorang Advokat. Buku Puisi pertamanya “ Keinginanku adalah Ketakutanku” 2014. Puisinya terdapat di beberapa buku Antologi Puisi. Aktif di beberapa grup Sastra dan Penyair. Terakhir puisinya mendapat Juara Puisi Terbaik I dalam Lomba Cipta Puisi Nusantara yang diselenggarakan oleh Bait Nusantara dan Forum Aktif Memulis (FAM)

21.Eri Sofratmin, lahir di Muara Bungo 07 September 1970. Mulai bergiat di dunia seni dan sastra ketika menempuh pendidikan di ASKI Padangpanjang (1994) dan melanjutkan studi S1 di IKIP Padang jurusan Sendratasik (1998). Puisi puisinya banyak dimuat diterbitan Ganto, Harian Singgalang dll. Semasa kuliah banyak berkecimpung di Taman Budaya Padang bersama penyair-penyair dan seniman sumatera barat. Pendiri Forum Komunikasi dan Kreasi Pemuda di Kabupaten Bungo. Pernah aktif di Sanggar Pemda Kabupaten Bungo yang bergerak dibidang seni tari dan musik tradisi. Puisi-puisinya juga tergabung dalam antologi bersama seperti PRASASTI (1999) dan LACAK KENDURI (Dewan Kesenian Merangin, 2015) KITAB KARMINA INDONESIA (KKK, 2015).Penyair ini juga seorang penyajar di sebuah sekolah menengah di Muara Bungo.
Saat ini menjadi tenaga pengajar Seni Budaya di SMPN 1 Muko Muko Bathin VII dan SMPN 1 Muara Bungo.

22.Faiz Saf'ani lahir di Tegal, 23 Juli 1996. Terdaftar sebagai mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi S1 Manajemen UNDIP Semarang. Tergabung dalam antologi bersama Puisi Menolak Korupsi jilid 4 (Forum Sastra Surakarta 2015) , Memo Untuk Wakil Rakyat (Forum Sastra Surakarta 2015), Memo Anti Terorisme (2016), Membaca Kartini (2016), Tifa Nusantara 3 (2016)

23.Fitrah Anugerah, Lahir di Surabaya, 28 Oktober 1974.  Berkesenian atau berpuisi semenjak menjadi anggota Teater Gapus, Sastra Indonesia, Unair. Sekarang bergiat di di Forum Sastra Bekasi (FSB). Karya-karyanya pernah dimuat di beberapa media nasional dan lokal. Beberapa puisinya dibukukan dalam Antologi Bersama. Sekarang bekerja dan domisili di Bekasi

24. H. Shobir Poer, (Drs. H.S. Purwanto,MPd) Lahir di  Cilacap, 22 September 1967, adalah lulusan IKIP Jakarta (UNJ),1992. Jur. Bahasa dan Sastra Indonesia. Lulus S2 di UHAMKA,2005.   Tulisan artikel dimuat di Republika, Harian Terbit,, Suara Karya, Sabili dll.       Karyanya terkumpul dalam antologi     Trotoar (1996), Batas Diam Matahari (1996),  Amsal Sebuah Patung (1997),   Resonansi Indonesia (2000), Jakarta Dalam Puisi Mukhtahir(2000),   Nyanyian Integrasi Bangsa (2001),    5,9 Skala Richter (2006), Penyair Kontemporer Indonesia (2007),    KSI Catatan Perjalanan (2008),   Antologi Penyair Nusantara 3 (Malaysia, 2009),  Nusantara IV(Brunei,2010), Akulah Musi ( DKSumsel,2011),   Mengalir Di OASE (SMPS,KSI,2010),    Mengalir di Oase 1,volume dvd (Dewan Kesenian Tangerang Selatan dan Sarang Matahari,2011, Bunga Rampai Problematika BhsIndonesia( FBS UNJ,2011), Dalam Pelukan Sang Guru (DKTS,KSI, 2012), Sekuntum Jejak (DisbudparTangerang,2012), Dari Bumi Yang sama (Kudus-2013),  Bunga Rampai DVD Baca Puisi (Dwn Kesenian Tangsel, 2014), Menetas di Kaki Monas (disporbudpar DKI Jkt-2014),  Embus Pecah (Disporbudpar DKI Jkt-2014), Jalan bersama (Rumah AsNoor-2015). Puisi pribadinya   Mata Hati (1992),   Kado Puisi (1997),   Kota yang Luka Negeri yang Perih(2000), Membuka Pintu Langit (2000), MemujamU di tahta Langit (SMPS-2013).     Ia salah satu pendiri KSI Jkt(Pusat),   Sekjen Dewan Kesenian Tangsel (2010-2015),    Pembina KSI Cabang Tangsel.   Pernah sebagai Ketua Teater Guru   se- Jabodetabek binaan Pusat Bahasa Jakarta thn. 2001-2006.  Berteater dan Menyutradarai sejak 1988- 2014.  Aktif di musikalisasi puisi dan menulis cerpen, naskah drama.  Sekarang sebagai Ketua Umum Dewan Kesenian Tangerang Selatan 2015-2020. 

25. Hadi sastra, bernama asli Washadi, lahir di Brebes pada tanggal 04 Juli. Berprofesi sebagai guru di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Pernah menjadi Kontributor Berita Harian Umum Suara Tangsel, Redaktur Tabloid Perkasa Nusantara, Pemimpin Umum Majalah dan Buletin Assa’adah, Pemimpin Redaksi Buletin Mantra, dan Ketua Panitia Musyawarah Besar (Mubes) Seniman dan Budayawan Kota Tangerang Selatan Tahun 2015.
Saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dewan Kesenian Tangerang Selatan (DKTS) merangkap Komite Sastra, Kontributor Berita Media Online tangselone.com dan ruangsastra.com, dan Anggota Asosiasi Guru Penulis Indonesia (Agupena) Wilayah Banten. Aktif berkegiatan sastra di Komunitas Sastra Indonesia (KSI) Tangerang Selatan.  Tulisan-tulisannya dimuat di sejumlah media massa, antologi puisi dan antologi cerpen.

26.Harmany, lahir di Pamekasan, 29 Juni 1982, pernah aktif di forum Lingkar Pena Pamekasan (2008-2010) Puisi yang pernah terbit, 
Kutanam Hujan, Sebagai Dendam (BRS9M), Minduelle, Rumput Bunga, Kepada Penari Izu (Penerbit Stepa Pustaka), Perempuan Camar dalam Antologi kompilasi Forsasindo, penyair ini juga seorang guru di Pamekasan.

27.Hasan Maulana A. G, lahir di Subang 22 September 1995. Puisinya tergabung dalam antologi bersama penyair lain, diantaranya Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia III (Himpunan Masyarakat Gemar Membaca, 2015), Menabrak Batas Normal (Pena House, 2015), Mazhab Puisi (Vio Publisher, 2015), Memo Untuk Wakil Rakyat (Forum Sastra Surakarta, 2015), Senandung Tanah Merah (Kosa Kata Kita, 2016).

28.Heru Mugiarso lahir di Purwodadi Grobogan lima puluh lima tahun yang lalu. Berkiprah di dunia penulisan sastra sejak masih remaja. Tulisannya berupa puisi, esai, kritik dan cerita pendek pernah  di muat di berbagai media Nasional dan daerah. Prestasi yang pernah diraih adalah penghargaan Komunitas Sastra Indonesia Award 2003 dari yayasan Komunitas Sastra Indonesia sebagai penyair terbaik.Beberapa puisinya masuk ke dalam antologi : Pengantin Langit, Jejak tak Berpasar, Tancep Kayon, Puisi Menolak Korupsi, Memo untuk Wakil rakyat, Blencong dll.Buku antologi puisi tunggalnya TILAS WAKTU (2011) yang diluncurkan pada temu sastra internasional  NUMERA ( Padang, 2012) masuk dalam katalog perpustakaan YaleUniversity ,Cornell University serta University of Washington Amerika Serikat. Ikut mencetuskan  gerakan Puisi Menolak Korupsi yang didukung oleh ratusan penyair Indonesia.Pemimpin redaksi majalah sastra budaya

29.Jen Kelana, Lahir di Nganjuk (Jatim), besar di Sumut dan Jambi. Menulis puisi, cerpen, feature, esai, artikel, dan karya ilmiah. Pernah mengikuti pertemuan Sastra Numera di Padang (2012). Puisi dan cerpennya terangkum dalam antologi tunggal dan bersama. Di antaranya Eksodus (1992), Kemarau (1999), Kelana (2000), Menyisir Senja Sungai Putih (2001), Nukilan Kabar dari Arasy (2002), Tafsir Malam (2015), Nubuwah Kelahiran (2001), Tembang Padang Merangin (2001), Nuansa Tatawarna Bathin (2002), Senandung Merangin (2008), Menguak Senyap (2012), Igau Danau (2012), Risalah Para Pembual (2012), Lacak Kenduri (2015), Puisi Menolak Korupsi 4 (2015), Memo untuk Wakil Rakyat (2015), Pendaras Risau (2015), Rumah Cinta (2015), Sakkarepmu (2015). Sebagian karyanya juga dipublikasikan di media massa dan media digital.


                                                      

30.Kurniawan Yunianto pegiat Open Mind Community
akhir-akhir ini sedang 'suka daden geni'
mukim di Semarang

31.Little Lite (Remon), terlahir di Bukittinggi, sumatera barat. Tinggal di Muara Bungo jambi, menulis puisi di sela kesibukan sebagai wiraswastawan

32.Mike Dwi Setiawati penyair ini lahir  : Cirebon, 7 Mei 1993 tinggal di Panembahan Plered Cirebon.

33.Mohamad Firdaus,lahir di Tegal, 8 Oktober 1993. Ia merupakan penyair muda asal kota Tegal. Saat ini sedang menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Aktif di HMPS Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Bergiat di Komunitas Penyair Institut (KPI) dan Komunitas Pojok Stasiun. Ia pernah meraih juara I Gebyar Mahasiswa (GEMA) Universitas Muhammadiyah Purwokerto pada tangkai lomba penulisan cerpen tahun 2014 dan meraih juara II pada tahun 2015 serta meraih juara II penulisan puisi Piala Kaprodi tahun 2016. Selain itu, puisinya terantologi dalam; Negeri Laut (Komunitas Negeri Poci, 2015); Perempuan Pemecah Batu (Oase Pustaka, 2015); Merantau Malam (Sabana Pustaka, 2015); Fragmen Dua Puluh Satu Nyala Lilin (Sabana Pustaka, 2015); Menunggu Di Jendela (Rumah Kayu, 2015); Sendiri Berdekap Sepi (Stepa Pustaka, 2016).
                                                         
34.Muakrim M Noer Soulisapenyair ini  Lahir  di Hila 11 April 1986. Karya-karyanya adalah  Antologi Bersama  :  “Biarkan Katong Bakalae” (2013),“Pemberontakan Dari Timur” (2014),“Sang Peneroka” (2014) “Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid III” (2015).Selain itu juga menulis naskah teater dan cerpen di website pribadi. Karya-karya dimuat di mezdia cetak dan elektronik di Maluku.

34.Mukti Sutarman Espe, lahir di Semarang. Menulis sajak sejak th.80-an. Karya-karyanya tetsiar di Kompas, Sinar Harapan, Suara Pembaruan, Suara Karya, Republika, Suara Merdeka, Wawasan, Solo Pos, Bernas, Kedaulatan Rakyat dll. Beberapa buku antologi puisi bersama juga memuat puisinya; antara lain, Antologi Puisi Jateng(1994), Refleksi Setengah Abad Indonesia Merdeka(1995), Maha Duka Aceh(1995), Hijau Kelon&Puisi(2005), Jogja 5,9 Skala Richter(2007), Bayang Bayang Menara (1915), Negeri Laut(2015), Gelombang Puisi Maritim(2916). Buku puisi tunggalnya Bersiap Menjadi Dongeng(2013), Bayang Bayang Menara (2015), Gelombabg Puisi Maritim (2016).

36.Nanang Suryadi,Penyair ini tinggal di kota Malang.



37.Navys Ahmad, nama pena Ahmad Hanapiyah. Lahir tahun 1977 dan dibesarkan di Kabupaten Tangerang, Banten. Pendidik di MTsN 2 Tangerang. Membimbing siswa dalam seni bahasa, sastra, dan teater. Menulis Legenda Cisoka kumpulan cerita rakyat kabupaten Tangerang, (2011) dan menulis cerita rakyat pada Jambore Perpustakaan Tangerang (2015). Puisinya tergabung dalam antologi tahun 2015: Memo untuk Wakil Rakyat (Forum Sastra Surakarta) dan tahun 2016: Bunga Putra Bangsa (Nittramaya Magelang), Sakarepmu (Meronte Jaring, Indramayu), Goyang WC dan Ayo Goyan (RIC Semarang), Arus Puisi Sungai (Tuas Media Publisher Kalsel), Berkas Cinta untuk Negeri (Nittramaya Magelang), Memo Anti Terorisme (Forum Sastra Surakarta), Ketika Tubuhmu Menjadi Mawar (Sabana Pustaka Surakarta), Tancep Kayon antologi puisi wayang (Yayasan Leksika, Bogor) .

38. Ni Made Rai Sri Artini, Lahir di Denpasar 17 Nofember 1978 , penyair ini tinggal di Dalung Kuta Utara, Kab. Badung Bali.

39.Novia Rika , Perempuan penyair ini tingal di Jakarta

40.Rachmad Basuni, penyair muda berbakat tinggal di Srewedari Solo.

41.Refa Kris Dwi Samanta
lahir dan dibesarkan di Purwokerto tanggal 24 bulan September tahun 1994, yang kemudian pada tahun 2009 didewasakan oleh embun sejuk desa Menggala, Karangtengah Kecamatan Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah. Desaku adalah Desa Diatas Kaki Dian, dimana sejuta limpahan inspirasi nangkring diatas pohon kalba.

42.Rere Desvada lahir di Surakarta, 03 Desember 1979
Anak dari bapak Udju Djuhara dan ibu bernama ibu Sutiah. Agama islam, pekerjaan swasta, pernah mengikuti beberapa event di grup sastra FB. Salah satunya di bukukan karyaku dalam gabungan kontributor penulis "Event Puisi Bact To Fitrah grup Fredom White.

43.Riswo Mulyadi, lahir di Banyumas tahun 1968 dengan nama RISWO, anak seorang petani bernama Mulyadi, aktif menulis puisi dan geguritan bahasa banyumasan. Beberapa Geguritannya pernah dimuat di Majalah Ancas dan antologi Geguritan Banyumasan “Inyong Sapa Rika Sapa” (2016). Puisinya juga tergabung dalam sejumlah antologi : Mendaras Cahaya (2014), Jalan Terjal Berliku Menuju-Mu (2014), Nayanyian Kafilah (2014), Memo untuk Presiden (2014), Metamorfosis (2014), 1000 HAIKU Indonesia (2015), Surau Kampung Gelatik (2015), Puisi Sakkarepmu (2015), Palagan Sastra (2016).
Kini aktif sebagai pendidik di MI Ma’arif NU 1 Cilangkap, tinggal di Desa Cihonje Kecamatan Gumelar, Banyumas, Jawa Tengah.



               
44.Rg Bagus Warsono, penyair kelahiran Tegal 29 Agustus 1965
Selain sebagai penyair, dia mendirikan Himpunan Masyarakat Gemar Membaca (HMGM). Sebagai seorang sastrawan ia dikenal  juga seorang pelukis yang tinggal di sanggar sastra dan lukis Meronte Jaring di Indramayu Jawa Barat Indonesia.

45.Sami’an Adib, lahir di Bangkalan tanggal 15 Agustus 1971. Antologi puisi bersama antara lain: Requiem Buat Gaza (Gempita Biostory, Medan, 2013), Menuju Jalan Cahaya (Javakarsa Media, Jogjakarta, 2013),  Ziarah Batin (Javakarsa Media, Jogjakarta, 2013), Cinta Rindu dan Kematian (Coretan Dinding Kita, Jakarta, 2013), Ensiklopegila Koruptor, Puisi Menolak Korupsi 4 (Forum Sastra Surakarta, 2015), Memo untuk Wakil Rakyat (Forum Sastra Surakarta, 2015), Kata Cookies pada Musim (Rumah Budaya Kalimasada Blitar, 2015), Merupa Tanah di Ujung Timur Jawa (Universitas Jember, Jember, 2015), Kalimantan Rinduku yang Abadi (Disbudparpora Kota Banjarbaru-Dewan Kesenian Kota Banjarbaru, 2015), Memo Anti Terorisme (Forum Sastra Surakarta, 2016), Arus Puisi Sungai (Tuas Media, 2016), dan lain-lain. Aktivitas sekarang selain sebagai tenaga pendidik di sebuah Madrasah di Jember, bergiat juga di Forum Sastra Pendalungan.

46.Shon Sweet's Nama aslinya Shonhaji Muhammad Al-gowzhyne kelahiran desa Tambak Cemandi dusun Candisari Rt.10/Rw.lll Sedati Sidoarjo Jatim. Penikmat sastra puisinya terdokumentasi dalam antologi bersama penyair Indonesia memo penyair. Antologi terbarunya memo anti kekerasan terhadap anak. Beberapa puisinya menghiasi media cetak serta online.

47.Sumrahhadi (Munadi Oke), penyair kelahiran Jakarta 17 Mei 1975. Tingal bersama seorang Istri dan 2 orang anak .di Painan Sumatra Barat.

48. Sri Subekti Handayani RI lahir di Bandung 26 juni 1967, menulis puisi dan naskah Drama / Teater - melatih dan menjadi sutradara Teater pada
Teater Gracias Bandung dan Teater Baraya Bandung dari tahun 2004. Sd sekarang, menulis Haiku, Senryu , sonian- pengelola seni Pertunjukan di BP Taman Budaya, Penelola Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat .

49.Supi El-Bala , penyir ini tinggal di Tangerang.

50.Suyitno Ethex Lahir dan dibesarkan di telatah Mojopahit (Mojokerto), karyanya berupa pusi, cerpen dan esai sudah dimuat di beberapa media massa, antara lain di Suara Karya, Republika, Sastra Sumbar, Media Indonesia dan lain-lain. Puisi-puisinya terkumpul dalam beberapa antologi puisi, antara lain di Temu Sastrawan di Medan, Temu Sastrawan di Kediri. Temu Sastrawan di Malaysia, Dari Sragen Memnadang Indonesia (2012), Malsasa (2013), Poetry2 Flows Into The Sink Into The Getter (2013), Puisi Menolak Korupsi (Jilid, I, II, IV, V), Memo Presiden (2015), Temanten Langgit (2015), Tifa Nusantara (2014 dan 2015), Solo Dalam Puisi (2014), Lumbung Puisi (2015) dan lain-lain. Juga dalam Antologi “Bersetubuh Dengan Waktu” 2014 dan “Dari Cinta Ke Negara” 2015.

51.Tajuddin Noor Ganie
Tajuddin Noor Ganie (TNG), lahir di Banjarmasin, 1 Juli 1958. Sarjana S.1 PBSID STKIP PGRI Banjarmasin (2002) dan Sarjana S.2 FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin (2005). Dosen PBSID STKIP PGRI Banjarmasin untuk mata kuliah: (1) Penulisan Kreatif Sastra, (2) Pendekatan kajian sastra, (3) Penelitian Sastra dan Pengajarannya, (4) Kajian Sastra Banjar, (5) Kajian Puisi, (6) Kajian Prosa Fiksi, dan (7) Kajian Drama. Penerima Anugerah Pemuda Pelopor Bidang Sastra dari Menteri Negera Pemuda dan Olahraga (Ir. H. Akbar Tanjung, 1991), Hadiah Seni Bidang Sastra dari Gubernur Kalsel (Ir. H. Gusti Hassan Aman, 1998), Anugerah Astraprana sebagai Sastrawan Banjar dari Kesultanan Banjar (Sultan Haji Khairul Salleh Al Mu’tashim Billah, 2014), Anugerah Budaya dari Gubernur Kalsel (Drs. H. Rudy Ariffin, MM, 2014), Sastrawan Kalsel Berprestasi dari Walikota Banjarbaru (Drs. H. Ruzaidin Noor, 2014), dan Penghargaan Seni Kota Banjarmasin untuk bidang Seni Sastra (H. Muhidin, 2015) .

52..Thomas Haryanto Soekiran, Lahir di Purbalingga 25 Desember 1961 Banyumas Jateng,Pendidikan Kesenian
1984 Padepokan Seni Bagong Kussudiardjo Yogyakarta
1988 Sanggar Gelak Suka nya Agus Melasz Jakarta.

53.W Haryanto, penyair, eseis, penulis naskah drama dan sutradara teater. Puisi-puisinya  terkumpul dalam sejumlah buku, antara lain, Birahi Hujan (Dewan Kesenian Jakarta, 2003), Puisi Bentara (Kompas 2001) dan Hijau Kelon Puisi 2002 (Kompas, 2002), Ubud Writer Festival 2010, Temu Sastrawan Indonesia 2010, What's Poetry (Forum Penyair Internasional Indonesia 2012), dll. Buku antologi puisnya yang sudah terbit, Labirin dari Mata Mayat (2002) dan Manifesto Illusionisme (2012).Juga menyutradari pementasan teater UKM Teater MataAngin Unair dan Teater Lagung SMKN 1 Nglegok Blitar, antara lain, Mask of Syech Subakkir (di Planit Senen Jakarta, 2012), Jaran Kepang di Dalam Sumur (Taman Ismail Marzuki Jakarta, 2012), Hilangnya Anak Hilang (Aula Universitas Negeri Malang 2013), Cyber-Punk: Krisis Agraria Perkebunan Panggungredjo Blitar (Aula Pemkab Blitar 2013), dan Jaran Kepang ing Iline Pedhut (Pawai Budaya Pesisir Selatan Jawa Timur di Blitar 2013).

54.Wadie Maharief, Menulis sejak tahun 1974, dan sejumlah tulisan dalam bentuk puisi,  cerpen, essai, pernah dimuat sejumlah suratkabar seperti Kedaulatan Rakyat, Harian Bernas, Pelopor Yogya, Semangat (Yogyakarta) kemudian Suara Karya, Simponi, Merdeka, Sinar Harapan (Jakarta) dan beberapa yang lain. Ikut mengisi puisi di sejumlah antologi bersama, Springs Fiesta, Tifa Nusantara, Semesta Wayang, Lumbung Puisi 1 dan 2, Di Pangkuan Yogya, Parangtritis dan lain-lain. Kini ratusan puisinya tersimpan di dokumentasi pribadi tanpa target apa-apa.

55.Wahyudi Abdurrahman Zaenal, IBN SINENTANG lahir di kota Pontianak tanggal 24 April 1966. Mulai menulis puisi sejak tahun 1980. Selain puisi juga menulis cerita pendek, dan artikel. Karya-karyanya pernah dimuat di beberapa media lokal,  nasional, maupun negeri jiran Antologi Puisi tunggalnya BERSAMA HUJAN (Kelompok Empat Kreatif, 2011), HIJRAH (Kelopak Poedjangge, 2012), NYANYIAN LILIN PUTIH (Shell-Jagad Tempurung, 2012), PERJALANAN SAJAK BULAN KOSONG (Kelopak Poedjangge, 2013), REKAH CAMELIA DI LANGIT DESEMBER (Kelopak Poedjangge, 2014), TIGA IBU (Guepedia, 2016) dan Kumpulan Cerpen tunggalnya PUING (Jentera Pustaka, 2014).

56. Wans Sabang, penyair ini tinggal di Jakarta.
57.Yuyun Ambarwanto lahir di Wonogiri, Jawa Tengah, 08 Februari 1987. Tercatat dalam Ensiklopedi Penulis Indonesia Jilid II  2014 yang diprakarsai Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia bersama penulis populer Indonesia lainnya. Lebih dari 50 karya buku baik antologi maupun solo berupa karya fiksi (puisi, cerpen, dongeng, dll) dan nonfiksi (buku ilmiah pendidikan, essai, jurnal, artikel, dll).

Sabtu, 26 Desember 2015

Biodata Penulis Antologi Bersama Sakarepmu


Biodata Penulis Antologi Sakarepmu :

1.
Aan Jasudra. Lahir di sebuah desa kecil di Provinsi Sumatera-selatan, 27 tahun silam. Mulai belajar dan menggeluti dunia kepenulisan di tahun 2015 dan akan terus belajar hingga akhir hayat.
2.
Agustav Triono. Lahir di Banyumas, 26 Agustus 1980. Alamat Perumahan Abdi Negara RT 06/RW 04. Jl.Kresna no.1 Bojanegara, Padamara, Purbalingga .Aktif di Teater Tubuh Purwokerto, Para Penulis Muda Banyumas (PENA MAS) dan Komunitas HTKP Purwokerto. Mengabdi sebagai GTT di SMP N 1 Mrebet, Purbalingga. Melatih dibeberapa Teater pelajar. Menulis puisi, cerpen, dan naskah drama/teater. Karya-karyanya pernah termuat dibeberapa media massa dan dibuku antologi bersama antara lain Jejak Sajak, Spring Fiesta, Puisi Menolak Korupsi 2, Dari Sragen Memandang Indonesia, Dari Dam Sengon ke Jembatan Panengel, Tifa Nusantara, Balada Seorang Lengger, Iwak Gendruwo, Cindaga, Duka Gaza Duka Kita, Memo Untuk Presiden, Memo Untuk Wakil Rakyat.
3.
Ali Syamsudin Arsi lahir di Barabai, Kab. Hulu Sungai Tengah, Prov. Kalimantan Selatan. Kini tinggal di kota Banjarbaru, Prov. Kalsel. Pendiri dan Ketua Forum Taman Hati, diskusi sastra dan lingkungan, bersama M. Rifani Djamhari. Pendiri dan Pembina Sanggar Sastra Satu Satu Banjarbaru.
Menerbitkan 7 buku ‘Gumam Asa’ yang berjudul: 1. Negeri Benang Pada Sekeping Papan (Tahura Media, Banjarmasin, Januari 2009).  2. Tubuh di Hutan Hutan (Tahura Media, Banjarmasin, Desember 2009). 3. Istana Daun Retak (Framepublishing, Yogyakarta, April 2010). 4. Bungkam Mata Gergaji (Framepublishing, Yogyakarta, Februari 2011). 5. Gumam Desau (Scripta Cendekia, Desember 2013). 6. Cau Cau Cua Cau (2A Dream Publishing, Juni 2014). 7. Jejak Batu Sebelum Cahaya (Framepublishing, Yogyakarta, Oktober 2014).
4.
Aloeth Pathi
Aloeth Pathi, lahir di Pati- Jawa Tengah. Karyanya dimuat Mata Media antologi bersama, Puisi Menolak Korupsi 2 (Forum Sastra Surakarta 2013), Dari Dam Sengon Ke Jembatan Panengel (Dewan Kesenian Kudus dan Forum Sastra Surakarta 2013), Komunitas Harmonika Kehidupan ; Harmonika Desember (Sembilan Mutiara 2014), Kemilau Mutira Januari (Sembilan Mutiara 2014), Menggenggam Dunia (Mafasa 2014) Mom: The First God that I Knew (Garasi 10 Bandung 2014). Kepada Tuan Presiden, (Family Camar 2014), Solo Dalam Puisi (Sastra Pawon, 2014), Lumbung Puisi Sastrawan 2014, kelola Buletin Gandrung Sastra Media & Perahu Sastra. Tinggal di Jln. Ronggo Kusumo 204, Sekarjalak,
5.
Anggi Putri
Anggi Putri, pencinta sajak kelahiran Jombang, 9 Juli 1995. Berdomisili di Surabaya sebagai mahasiswi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Karyanya termaktub dalam antologi Tifa  Nusantara 2, Lumbung Penyair Jilid III, PMK 4, dan lain-lain. Tulisannya juga dimuat beberapa media dan majalah. Buku keenamnya berupa kumpulan puisi berjudul “Angin Kembara” (2015). Email: anggiputri265@gmail.com. Akun FB Anggi Putri W.
6.
Anggoro Suprapto Lahir di kota kecil, Juwana, Pati, Jawa Tengah, 17 Agustus 1962. Lulusan sarjana komunikasi, meneruskan pasca sarjana non gelar jurusan khusus jurnalistik. Hidup sebagai penulis, dan dijuluki teman-temannya "pabrik naskah" karena menulis apa saja, baik  karya fiksi maupun nonfiksi. Banyak bukunya yang sudah diterbitkan, di antaranya: KUMPULAN PUISI: Album Biru, Puisi-puisi Heroik, Tugumuda. KUMPULAN CERPEN: Wagiyem, Matindo, Selamat Pagi Play Boy. NOVEL: Nyanyian Sepanjang Jalan, Matahari Merah, Amiyati Gadis Desa, Jatuhnya Soeharto, Padang Ilalang Gersang.Juga menulis Buku-buku Nonfiksi, diterbitkan Kompas Gramedia, dan penerbit lainnya. Karyanya juga banyak diterbitkan secara gabungan. Kini aktif menulis di medsos, dan memimpin situs: http://obyektif.com . Tinggal di Kota Semarang, alamatnya di: anggorosuprapto@gmail.com .***
7.
Arif Khilwa, Lahir dan menetap di Pati. Disela-sela kesibukan mengajar Mapel Sosiologi di salah Satu Madrasah Swasta selalu menyempatkan diri untuk menulis, Puisi-Puisinya pernah termuat di beberapa buku Antologi Bersama dan pernah membuat buku antologi Puisi bersama Aloeth Pathi dengan judul “ The Painting of Memories” dan menulis beberapa Naskah Teater. Selain itu juga sebagai salah satu pendiri Gandrung Sastra, Pendiri Teater Salafiyah ( TEASA), pendiri Teater Lintang Utara, dan juga aktif di Gosek tontonan Pati, Teater Mina Tani Pati. Adapun alamat Fb: Arif Khilwa dan email: teatersalafiyah@gmail.com
8.
Ary Sastra, lahir di Padang 7 April 1970. Saat ini bermastautin di Kota Tanjungpinang. Menyelesaikan pendidikan di Fakultas Sastra Universitas Andalas 1996. Setelah itu melanjutkan dunia tulis menulis di bidang jurnalistik. Pernah menjadi wartawan Tribun Batam, Harian Sijori Mandiri, Manager Green Radio di Tanjungpinang, kemudian redaktur pelaksana di Koran Trans Bogor. Sejak kuliah, kerap menjadi penulis dan penyutradaraan pementasan teater. Beberapa naskah drama yang pernah ditulisnya adalah, "Siti Nurbuaya" dipentaskan pada Lustrum Unand, 1994, "Nyanyian Rakyat Kecil" dan "Reportase Sang Maestro". Beberapa puisinya juga termuat dalam antologi puisi Lingua Franca, Temu Sastrawan Indonesia 3, 2010, dan Taman Para Penyair, kumpulan puisi penyair se-Kepulauan Riau, 2010. Novel Atan (Budak Pulau) merupakan novel perdananya. Selain itu ia juga menulis skenario film "Laskar Anak Pulau" Produksi Komunitas Film Batam, dan kisah nyata, “Kau Antar Nyeri di Dadaku (Kisah Penderita Jantung Koroner). Pernah juga menyutradarai film, Mak Joyah tahun 2015.
9.
Buana K.S,Air Kelinsar kabupaten Lahat Sumatera selatan pada 17 Agustus 1985, dengan nama Lahir  Bambang Hirawan. Event Sastra yang pernah di ikutinya adalah Temu Sastrawan Nusantara Melayu Raya I di Sumatera Barat (2012). Karya puisinya tergabung dalam antologi puisi Penyair Indonesia dan mancanegara, seperti Antologi 25 Penyair Muda Nusantara “ Traktat Cinta dan Dosa Dalam Dendam” (Pena Ananda, Juli 2011). Antologi Sehimpun Puisi Generasi Kini “ Jejak Sajak” (BPSM 2012), Menguak Senyap (Rios Multicipt, Padang, 2012), Senandung Alam (LeutikaPrio, 2012), Carta Farfalla (Tuas Media, 2012), Talenta Para Pengukir Tinta Emas (Awang Awang Publishing, 2012), Antologi Puisi IGAU DANAU (Sanggar Imaji, 2012), Bilingual Poetry Anthology SPRING FIESTA “Pesta Musim Semi” (Araska Publisher, 2013, Antologi Puisi Kota Jam Gadang “Bukittinggi Ambo Di Siko (Fam Publishing, 2013), Kumpulan Puisi Penyair Indonesia MEMO UNTUK PRESIDEN (Forum Sastra Surakarta, 2014), Antologi Puisi Penyair dua kota “LACAK KENDURI” (Imaji, 2014), Antologi Puisi Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid III (Sibukumedia, 2015), Antologi Penyair Menolak Korupsi IV “Ensiklopegila Koruptor” (Forum Sastra Surakarta, 2015), dan Antologi Puisi Dari Negeri Poci VI “Negeri Laut”(KKK, 2015)  Saat ini menetap di Muara Bungo, Jambi.
10.
Budhi Setyawan, yang akrab dipanggil ’Buset’ dilahirkan di Dusun Kalongan, Desa Mudalrejo, Kecamatan Loano, Kabupaten  Purworejo, Jawa Tengah  pada 9 Agustus 1969. Sekarang bekerja di Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan di Jakarta, berkegiatan di Sastra Reboan di Jakarta dan sebagai Ketua Forum Sastra Bekasi (FSB). Tinggal di Bekasi, Jawa Barat. Beberapa tulisannya pernah dimuat media, antara lain di: Bali Post, Suara Merdeka, Republika, Jurnal Nasional, Majalah Horison, GONG, STORY, Jurnal The Sandour, Buletin Jejak, dll. Puisi dalam bahasa jawa (geguritan) dimuat di majalah Damarjati, Panjebar Semangat,  Jayabaya. Puisi-puisinya ada dalam antologi bersama: Kemayaan dan Kenyataan (Fordisastra, 2007), Pedas Lada Pasir Kuarsa (TSI II Pangkalpinang, 2009), Akulah Musi (PPN V, 2011), Sekumpulan Sajak Matajaman (bersama Jumari Hs dan Sosiawan Leak, 2011), Meretas Karya Anak Bangsa (2012), Antologi Puisi Satu Kata Istimewa (2012), Sauk Seloko (PPN VI Jambi 2012), Kepada Bekasi (2013),  Puisi Menetas di Kaki Monas (2014), Saksi Bekasi (2015), dll. Buku antologi puisi tunggal: Kepak Sayap Jiwa (2006), Penyadaran (2006), Sukma Silam (2007). Beberapa kali diundang ke acara Temu Sastrawan Indonesia, Pertemuan Penyair Nusantara, Temu Karya Sastrawan Nusantara, Temu Sastrawan Mitra Praja Utama, Silaturrahim Sastrawan Indonesia, dan lain-lain. webblog:www.budhisetyawan.wordpress.com; email: setyawan.budhi@gmail.com
11.
Dasuki Kosim,  penyair tinggal di Indramayu, antologi bersamanya Lumbug Puisi ilid III, HMGM Indonesia.
12.
Denis Hilmawati T , lahir di Solo 2 Februari 1969. Hobby. Membaca ,menulis dan nyanyi. da. Jl. Cempaka 9.no.59. RT.01. RW.18 Perumnas Palur Ngringo. Jaten.Karanganyar. Solo 57772. Jawa
13.
Diah Natalia lahir di Jakarta, prestasi yang pernah saya raih berjumlah 13 rupa, saya apoteker yang masih berjuang meraih gelar master demi kehidupan yang lebih layak, gemar menulis menjadi pelampiasan segala suasana hati supaya tidak sableng. Untuk lempar komentar bisa hubungi keterangan diatas. Tingal di Jl.Jengki, Gg.Kancil, Rt.004/012, No.22, Kebon-Pala, Makasar, Jakarta-Timur
14.
Eddie MNS Soemanto, kelahiran Padang, 4 Mei 1968. Puisi2nya tergabung dalam beberapa antologi nasional. Yang paling gres tergabung dalam antologi Kalimantan Rinduku yang Abadi (2015), Memo untuk Wakil Rakyat (2015), & Antologi Negeri Laut, Dari Negeri Poci jilid 6 (2015). Selain berpuisi juga menyenangi cerpen, dan hal-hal yang berbau komedi. Saat ini bekerja di sebuah perusahaan otomotif di Padang, Sumatera Barat. Buku puisinyaKonfigurasi Angin (1997) & Kekasih Hujan (2014). Bisa dihubungi di ed.soemanto@ymail.com.
15.
Eri Syofratmin lahir di Muara Bungo 07 September 1970. Mulai bergiat di dunia seni dan sastra ketika menempuh pendidikan di ASKI Padangpanjang pada tahun 1989 sampai tahun 1994 dan melanjutkan studi S1 di IKIP Padang jurusan Sendratasik selesai pada tahun 1998. Puisi puisinya banyak dimuat diterbitan Ganto, Harian Singgalang dll. Semasa kuliah banyak berkecimpung di Taman Budaya Padang bersama penyair-penyair dan seniman sumatera barat. Pendiri Forum Komunikasi dan Kreasi Pemuda di Kabupaten Bungo. Pernah aktif di Sanggar Pemda Kabupaten Bungo yang bergerak dibidang seni tari dan musik tradisi. Puisi-puisinya juga tergabung dalam antologi bersama seperti PRASASTI (1999) dan LACAK KENDURI (Dewan Kesenian Merangin, 2015) KITAB KARMINA INDONESIA (KKK, 2015). Saat ini menjadi tenaga pengajar Seni Budaya di SMPN 1 Muko Muko Bathin VII dan SMPN 1 Muara Bungo.
16.
Fernanda Rochman Ardhana Kelahiran Jember, 27 Februari 1991. Beberapa karyanya terbit dalam buku antologi bersama puisi dan cerpen. Karyanya juga pernah termuat di beberapa media cetak dan online, yaitu: Republika, Suara Karya, Solopos, Koran Madura, Riau Pos, Metro Riau, Detak Pekanbaru, Tribun Sumsel, Medan Bisnis, Malang Post, Posmetro Prabu, Radar Surabaya, Tanjungpinang Pos, Radar Banyuwangi, Radar Mojokerto, Radar Tarakan, Radar Bromo, dan Majalah Budaya Sagang. Aktif menulis di beberapa grup sastra media sosial.
17.
Fitrah Anugerah. Lahir di Surabaya, 28 Oktober 1974. Berkesenian atau berpuisi semenjak menjadi anggota Teater Gapus, Sastra Indonesia, Unair. Sekarang bergiat di di Forum Sastra Bekasi (FSB). Karya-karyanya pernah dimuat di harian Indo Pos, Media Indonesia, Sastra Sumbar, Padang Ekspress, Minggu Pagi, Surabaya Post, Sinar Harapan, Suara Karya, Bangka Pos, Banjarmasin Post, Joglosemar, Jurnal Sarbi, Majalah Jejak, dan Radar Bekasi. Beberapa puisinya dibukukan dalam Kumpulan Puisi e-book “Jalan Setapak, (Evolitera : 2009) , Antologi “Surabaya Dalam Lembaran Kenangan” (2015), Antologi Tifa Nusantara2 (2015), Antologi “Saksi Bekasi”(2014), Antologi Puisi Bersama "Kepada Bekasi" (2013), Antologi Puisi Lumbung Puisi I dan II 2014, Antologi “Sang Peneroka”, dan Antologi di Negeri Poci 5 : Negeri Langit (2014),. Sekarang bekerja dan domisili di Bekasi,. Alamat e-mail : fitrahanugrah@yahoo.com dan fitrahpamela@gmail.com. Alamat Facebook di: https: //www.facebook.com/fitrah.anugerah. Alamat rumah: Perum Alamanda Regency Blok I11 No. 33, Karang Satria, Tambun, Bekasi..
18.
Fitriyanti  adalah seorang  pecinta sastra dan tercatat sebagai siswa  di SMA NU Juntinyuat Indramayu.
19.
Gampang Prawoto, sehari-harinya mengajar di sekolah terpencil tepatnya di SDN Napis 06 Tambakrejo Bojonegoro, Aktif di Sanggar Sastra ( PSJB ) Pamarsudi Sastra Jawi Bojonegoro  dan  KOSTELA (Komunitas Sastra Teater Lamongan).
Karya pinilih Lomba Crita Cekak Jaya Baya 2004.Karya pinilih Lomba Gurit Yayasan Karmel Malang, th. 2008 dan th. 2010. Karya Pinilih Sayembara Penulisan Puisi FLP-Univ. Negeri Malang, 2010. Penulisan  “Setia Tanpa Jeda” (Unsa Award 2012). Antologi “Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia” jilit 1(2013)- 2 (2014) & 3 (2015). Penghargaan Karya Sastra Terbaik Balai Bahasa Jatim 2014,
20.
Gunta Wirawan , bergiat di Roemah Gergasi (sebuah wadah kreatif penulisan). Bukunya yang telah terbit antologi cerpen “Perkampungan Orang Gila” (2013), kumpulan puisi “Sajak Nol” (2013), dan “Bocah Terkencing-Kencing” (2014). Karyanya juga termuat dalam kumpulan puisi 175 penyair “Dari Negeri Poci 6 (Negeri Laut)”. Penulis menetap di Singkawang Kalimantan Barat.
21.
Harkoni Madura,lahir di Sampang,3 Desember 1969.Menulis: Puisi, Esai, dan Cerpen.Puisi-puisinyaTerangkum dalam antologi puisi bersama antara lain: Dzikir Pengantin Taman Sare (2010), dan TikarPandan di Stingghil (2011),
Beralamat di  SDN Banyuates 4, Banyuates, Sampang, Madura 69263.
22.
Haryatiningsih, penyair , antologi bersamanya dalam Saksi Ibu Melihat Reformasi.
23.
Hasan Bisri BFC lahir di Pekalongan, 1 Desember 1963. Menulis puisi, cerpen, esai, humor, wayang mbeling, geguritan, kritik film, dan skenario. Karya-karyanya dimuat di Republika, Surabaya Post, Jawa Pos, Pikiran Rakyat, Femina, Gadis, Berita Buana, Suara Merdeka, Sinar Harapan, Suara Pembaruan. Koran Sindo, Solo Pos, Buletin Jejak, dll. Puisinya dimuat dalam 35 antologi, antara lain Dari Negeri Poci 6: Negeri Laut (2015), Saksi Bekasi (2015), Sang Peneroka (2015); Merangkai Damai (2015), Dari Negeri Poci 5: Negeri Abal-abal (2014); Lumbung Puisi Sastrawan Nusantara II dan III (2015 dan 2014 ), Solo dalam Puisi (2014), From Cradle to Grave (2014), Jalan Cahaya (2014 ), Bogor dalam Komposisi (2013), Pertemuan Sastrawan Nusantara I, Tifa Nusantara (2013), antologi Dwibahasa Indonesia – Mandarin Pertemuan Persahabatan (2013 ); Sauk Seloko (PPN VI, 2012), Akulah Musi (PPN V,2011), Beranda Senja (2010), Rumpun Kita (PPN III, 2009), Tanah Pilih ( TSI I, 2008 ). The 1st International Poetry Gathering (PPN I, 2007), antologi Dwibahasa Indonesia – Mandarin Resonansi (2000); Antologi Puisi Indonesia (1997), Trotoar (1996), antologi tunggalnya Jazirah Api terbit 2011. Puisi-puisinya dibacakan secara langsung di TPI/ MNCTV, Indosiar dan TV Edukasi. Sering diundang membacakan puisi dan diskusi di mancanegara antara lain di Rumah PENA dan GAPENA (Kuala Lumpur, 1999); Dialog Utara VIII di Thailand Selatan (1999), Hari Puisi Nasional XVI di Langkawi (2000); Hari Puisi Nasional XVII di Sarawak (2001); Kembara Budaya di Miri, Sibu, Kuching (2001); PPN IV di Brunei (2010). Sebagai pemakalah XI di Brunei (2001). Diundang oleh DKJ TIM di Tadarus Puisi untuk membacakan pusi-puisinya (2013 dan 2014 ), Dewan Pendiri Komunitas Sastra Indonesia (KSI) ini kini juga aktif di Forum Sastra Bekasi (FSB). Penulis kini tinggal di Jl. Anggrek I Blok F2 nomor 2 - 3 Vila Nusa Indah, Bojong Kulur, Gunung Putri, Bogor 17427
24.
Helmi Setyawan seorang penyair dan juga Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 1 Adiwerna Tegal.
25.
Heru Mugiarso. Lahir di Grobogan, lima puluh empat tahun lalu. Aktif melakukan berbagai aktivitas sastra. Antologi puisinya yang telah terbit Tilas Waktu ( 2011) . Inisiator gerakan Puisi Menolak Korupsi yang diikuti oleh ratusan penyair Indonesia.
26.
Iis Sri Pebriyanti , pelajar  di SMAN 1 Haurgeulis Kabupaten Indramayu.
27.
Jen Kelana,Lahir di Nganjuk (Jatim), besar di Sumut dan Jambi. Menulis puisi, cerpen, feature, esai, artikel, dan karya ilimiah. Puisi dan cerpennya terangkum dalam antologi tunggal dan bersama. Sebagian karyanya dipublikasikan di media massa dan media digital. Hobby elektronik, hardware, software, komputer dan web develover di samping menekuni bidang matematika, statistika, dan penelitian pendidikan. Aktifitas sebagai pengajar di STKIP YPM Bangko. Alamat  : STKIP YPM Bangko Jl. Talangkawo – Dusun Bangko – Merangin, Jambi  37314
28.
Muhammad Lefand, penulis yang lahir di Sumenep Madura dengan nama Muhammad, sekarang tinggal di Ledokombo Jember. Adalah seorang perantauan yang senang menulis puisi dan kata-kata indah. Lulusan MA An-Nawari Seratengah Bluto Sumenep dan Universitas Islam Jember. Naskah puisinya pernah menjadi juara 3 pada Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan PUSKURBUK Kemendikbud. Biografinya dimuat di buku “Enseklopedi Penulis Indonesia” (FAM Publishing: 2014). Karya-karyanya sudah banyak dimuat di berbagai media baik cetak maupun elektronik, di antaranya di majalah Sastra Horison, Mimbar, Sastra Mata Banua, Tabloid GAUL dan lainnya. Sering mengikuti pertemuan-pertemuan sastrawan baik tingkat nasional maupun Internasional di antaranya: Temu Penyair Asia Tenggara di Cilegon Banten, Road Show PMK 18 di Sumenep Madura, PMK 26 di Pasuruan dan PMK 28 di Surabaya, Temu Penyair Memo untuk Presiden di Blitar, Malang dan Surabaya dan pertemuan lainnya. Antologi puisi tunggalnya berjudul “Satu Kaca Dua Musim” (Pena House Publishing: 2014). Selain itu karya-karyanya juga termuat dalam Antologi puisi Memo untuk Presiden (2014), Lentera Sastra II (2014) Metamorfosis (2014), Kitab Puisi Cinta Kota Batik Dunia (2015), Siraman Cinta (2015) dan Puisi 2koma7 (2014). Bisa dihubungi lewat FB: Muhammad Lefand Alamat tinggal: Jl. Cumedak No 118 (Sebelah timur Polsek Ledokombo) Sumberlesung Ledokombo Jember 68196
29.
Marsetio Hariadi, adalah penyair dan seniman tinggal di Surabaya.
30.
Nanang Suryadi, lahir di Pulomerak, Serang pada 8 Juli 1973. Aktif mengelola fordisastra.com. Buku-buku puisi yang menyimpan puisinya, antara lain: Sketsa (HP3N, 1993), Sajak Di Usia Dua Satu (1994), dan Orang Sendiri Membaca Diri (SIF, 1997), Silhuet Panorama dan Negeri Yang Menangis (MSI,1999) Telah Dialamatkan Padamu (Dewata Publishing, 2002), BIAR! (Indie Book Corner, 2011), Cinta, Rindu & Orang-orang yang Menyimpan Api dalam Kepalanya (UB Press, 2011) sebagai kumpulan puisi pribadi. Sedangkan antologi puisi bersama rekan-rekan penyair, antara lain: Cermin Retak (Ego, 1993), Tanda (Ego- Indikator, 1995), Kebangkitan Nusantara I (HP3N, 1994), Kebangkitan Nusantara II (HP3N, 1995), Bangkit (HP3N, 1996), Getar (HP3N, 1995 ), Batu Beramal II (HP3N, 1995), Sempalan (FPSM, 1994), Pelataran (FPSM, 1995), Interupsi (1994), Antologi Puisi Indonesia (Angkasa-KSI, 1997), Resonansi Indonesia (KSI, 2000), Graffiti Gratitude (Angkasa-YMS, 2001), Ini Sirkus Senyum (Komunitas Bumi Manusia, 2002), Hijau Kelon & Puisi 2002 (Penerbit Buku Kompas, 2002 ), Puisi Tak Pernah Pergi (Penerbit Kompas, 2003), Dian Sastro for President #2 Reloaded (AKY, 2004), Dian Sastro for President End of Trilogy (Insist, 2005), Nubuat Labirin Luka Antologi Puisi untuk Munir (Sayap Baru – AWG, 2005), Jogja 5.9 Skala Richter (Bentang Pustaka - KSI, 2006), Tanah Pilih, Bunga Rampai Puisi Temu Sastrawan Indonesia I (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, 2008), Pesta Penyair Antologi Puisi Jawa Timur (Dewan Kesenian Jawa Timur, 2009).
31.
Navys Ahmad,lahir di Tangerang, 1977. Ia menjadi guru bahasa Indonesia dan membina Sanggar Sastra Drama Siswa di MTsN Tigaraksa (2005-sekarang) dan SMAN 8 Kab. Tangerang (2004-2013).  Membimbing siswa dalam berbagai ajang prestasi dan apresiasi: menulis dan baca puisi, bercerita, serta teater. Tiga kali meraih penyutradaraan terbaik Festival Teater Pelajar Banten, Teater Kafe Ide (2009-2012). Juara mendongeng dan menulis cerita rakyat (2011), menulis Legenda Cisoka dalam buku kumpulan cerita rakyat Kabupaten Tangerang (2011) dan juara menulis cerita rakyat (2015) di Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Tangerang.  Diundang menghadiri pertemuan sastrawan Tifa Nusantara 2, 2015, Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang. Puisinya terkumpul dalam Memo untuk Wakil Rakyat, Forum Sastra Surakarta (2015), dan antologi 123 Sajak Kepahlawanan, Nitramaya Magelang (2015). Tinggal di Balaraja, Tangerang.
32.
Novia Rika Perwitasari, penyair asal Kota Malag ini puisi-puisinya nya turut dalam beberapa  antologi bersama nasional.
33.
Nunung  Noor El Niel Tempat/Tgl lahir :  Jakarta , 26 September Pekerjaan         :  TicketingBuku     : - Solitude, penerbit Teras Budaya Jakarta 2012 Penerbit Teras Budaya Jakarta 2012 (kumpulan puisi tunggal ) - Perempuan Gerhana,penerbit Teras Budaya Jakarta 2013 (kumpulan puisi tunggal ) - KISAS   penerbit Teras Budaya Jakarta 2014 (kumpulan puisi tunggal ):   Pinangan, Penerbit Teras Budaya, th 2012-2013.( Kumpulan puisi bersama 35 penyair grup FB. ):   METAMORFOSIS,Penerbit Teras Budaya 2015 (Kumpulan Puisi bersama 50 penyair grup DSJ)    :   Antalogi Puisi Bersama “ Habis Gelap Terbitlah Sajak “ :   Antalogi Puisi bersama  27 penulis “ Kidung Rindu Pelangi Sukma”: Antalogi Hari Puisi Indopos 2013 “ Bersepeda ke Bulan  “    dan    “NUN” 2014            
: Antalogi Komunitas Ruang Aksara  2015  ”Nyanyian Para Pencinta”    
34.
Nur Fajriyah  SMA NU Juntinyuat Kelas XI IPS 1
35.
Osratus adalah nama pena, dari Sutarso nama sebenarnya. Lahir di Purbalingga (Jawa Tengah), 8 Maret 1965. Pindah ke Sorong (Papua Barat), Tahun 1981. Pendidikan S1,  Jurusan Administrasi Negara. Menulis puisi sejak tahun 1981. Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia di  STKIP Muhammadiyah Sorong (2006 – 2010). Buku Puisi : Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid III (antologi bersama, 2015), Puisi Menolak Korupsi  Jilid IV (antologi bersama, 2015). Alamat : Jl. Basuki Rahmat Km. 7, Kompleks Kantor Transmigrasi lama, Remu Selatan, Sorong, Papua Barat.
36.
Rg Bagus Warsono, Menulis sejak bangku sekolah berupa puisi di Pikiran Rakyat Edisi Cirebon, dan sejak tahun 1985 menulis puisi, cerpen, cerpen anak dan artikel di berbagai media massa di antara lain majalah Gentra Pramuka, Bekal Pembina, Mingguan Pelajar, Pikiran Rakyat, Suara Karya, Binakop, Bhinneka Karya Winaya, Suara Guru, dan Suara Daerah. Buku puisinya antara lain Bunyikan Aksara Hatimu 1992 diterbitkan Sibuku Media  2014 {1} ; Jangan Jadi sastrawan , Indhi Publishing 2014 {2}; Jakarta Tak Mau Pindah diterbitkan  Indhie publishing, Jakarta 2014 {3}; Si Bung, Leutikaprio , Yogyakarta 2014 {3}; Surau Kampung Gelatik  diterbitkan  Sibuku Media , Jogyakarta 2015 {1} dan Mas Karebet , Sibuku Media , Yogyakarta 2015 {1}. Selain sebagai penyair, dia mendirikan Himpunan Masyarakat Gemar Membaca (HMGM). Sebagai seorang sastrawan ia dikenal  juga seorang pelukis {4}yang tinggal di sanggar sastra dan lukis Meronte Jaring di Indramayu Jawa Barat Indonesia
37.
Rini Garini,lahir di Majalengka dengan nama Rini Garini, seorang ibu rumah tangga yang sering menulis karya sastra online. Ia berdomisili di Bandung, lulusan Unpad tahun 1988, Jawa Barat. Puisinya pernah dimuat di Kompasiana dan cerpennya sering dimuat di Baltyra. Terakhir tulisannya dimuat di Kitab Karmina Indonesia.
38.
Riswo Mulyadi, lahir dengan nama Riswo anak seorang petani bernama Mulyadi yang lahir di Banyumas Tahun 1968, mulai aktif menulis puisi tahun 2012. Beberapa puisinya terhimpun dalam beberapa antologi bersama : Mendaras Cahaya (2014), Jalan Terjal Berliku Menuju-Mu (2014), Nayanyian Kafilah (2014), Memo Untuk Presiden (2014), Metamorfosis (2014), 1000 HAIKU Indonesia (2015), Surau Kampung Gelatik (2015),
Kini tinggal di Desa Cihonje Kecamatan Gumelar, pinggiran Barat kabupaten Banyumas Jawa Tengah,. Alamat Rumah : Karanganjog RT 002 RW 09 Desa Cihonje Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, 53165. Sekarang aktif sebagai tenaga pendidik di MI Ma'arif NU 1 Cilangkap Kecamatan Gumelar, Banyumas.
39.
Riza Umami (SMA NU Juntinyuat Kelas XI IPA 1) Indramayu
40.
Dewa Putu Sahadewa, lahir di Bali 23 Februari 1969, memasuki fakultas kedokteran, tulisanya banyak dimuat di media local dan national, puisinya turut dalam beberapa antologi nasional, penyair ini tinggal di Kupang NTT.
41.
Samsuni Sarman. Banjarmasin. Kal.Selatan. Guru dan Blogger yang suka menulis artikel budaya, sastra, wisata dan pendidikan. Antologi yang diterbitkan antara lain TAMBANGAN oleh Forum Diskusi Sastra 'Poetica' Banjarmasin (1986), antologi bersama Festival Puisi se Kalimantan di Taman Budaya Propinsi Kalsel dan HIPSI Kalsel (1992), antologi puisi 'TAMU MALAM' oleh HIMSI Kalsel dan Taman Budaya Propinsi Kalsel (1993), antologi puisi 'BIAS KACA' terbitan sendiri (1994), antologi puisi 'RIMBUN TULANG' sepuluh penyair Marabahan (1994), antologi puisi 'Kepada Sahabat; oleh Dewan Bahasa dan Pustaka Cawangan Sabah (2013) bersama penyair Malaysia dan Kalimantan, antologi Puisi Menolak Korupsi (2013) oleh Forum Sastra Surakarta, antologi puisi 1000 Haiku Indonesia oleh Kosa Kata Kita Jakarta (2015) Antologi Memo Untuk Wakil Rakyat (2015) oleh Forum Sastra Surakarta.
42.
Slamet Widodo Lahir. Solo, 29 febuari 1952, Pendidikan. SD Pangudi Luhur Purbayan SoloSMP Bintang Laut SoloSMA Santo Yosep SoloInstitut Teknologi Bandung (Arsitektur)Pekerjaan WiraswastaKarya A Buku kumpulan Puisi :
1 Potret Wajah Kita (Kumpulan puisi 2004)2 Bernafas Dalam Resesi (Kumpulan puisi 2005)3 Kentut (Kumpulan puisi 2006)4 Selingkuh (Kumpulan puisi 2007)
5 Simpenan (Kumpulan puisi 2009)6 Namaku Indonesia (Kumpulan puisi anak 2012)7 Ijab Kibul (Kumpulan Puisi 2013). Penghargaan atas karya :"Hutanku meratap" mendapat penghargaan1. World Bank's Program on the social dimension
on Climate Change "Vulnerability exposes Micro Docomentary film contest 2009
2 Asia Oceanea New Comer Award 2009(Japan Wildlive Film Festival )
A Slamet Widodo tidak pernah belajar sastra tapi tak pernah berhenti menulis puisidan lirik lagu.
43.
Sokanindya Pratiwi Wening nama aslinya Duma Fitrie Sitompul, lahir di Pematang Siantar, 21 Februari 1964, memasuki  di Fakultas Sastra USU jurusan Linguistik, puisi-puisinya  turut dalam beberapa antologi bersama nasional, tinggal di Aceh Utara.
44.
Sunaryo JW, Lahir di Desa Batang Pane II, Kabupaten Padang Lawas Utara, 16 Oktober 1994. Mahasiswa STKIP “Tapanuli Selatan” Padangsidimpuan; Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia. Ia, bergabung dengan Sanggar Menulis Tapsel yang dibina oleh Budi Hatees sejak 2014.
Melihat keadaan yang terjadi dan dengan latar belakang yang kuat tentang derita kehidupan akibat ketidakadilan, maka ia sekarang tengah konsentrasi menulis sajak-sajak sederhana bertema kritik sosial, dan pembelaan terhadap orang-orang yang mengalami tindak ketidakadilan.
45.
Sus S . Hardjono lahir, 5  Nopember 1969. Tahun 1990 an - Aktif teater Peron Mahasiswa UNS , Majalah kampus Motivasi , menulis puisi, cerpen dan geguritan sejak mash menjadi mahasiswa, serta mempublikasikannya di berbagai media massa yang terbit di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Puisinya  dimuat  di  BERNAS, KR , PELOPOR  JOGYA, KR , MERAPI , SOLO POS, JOGLO SEMAR , SUARA  MERDEKA  , WAWASAN  ,  SWADESI , RADAR  SURABAYA , DLL.Waktu itu Ia juga sempat bergabung dalam Kelompok Teater Peron FKIP UNS.Semasa di  kampus  memenangkan  berbagai lomba  kepenulisan diantaranya  Lomba  artikel dan puisi  dalam  rangka  peringatan  Chairil  Anwar , dll, .Sejak tahun 1990-an telah ikut berbagai komunitas untuk keliling puisi dari Batu , Malang , Surabaya , Batang , Pekalongan , Purwokerto , Bandung dsb. Ikut berbagai komunitas  kelompok mahasiswa  yang aktif  dalam teater dan puisi , masuk antologi puisi pertama Getar Batu HP3N , RSP , API , Tamansari FKY , Equator , dll.Terus bergerak  dalam RSS Rumah Sastra Sragen  aktif  sejak masih muda  ikut  dalam berbagai komunitas sastra di kota Sragen. Sejumlah puisinya telah terangkum dalam kumpulan puisi bersama penyair lain, ada 30-an  buku antologinya .Kini, selain menjadi pengajar  di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I , sambil terus menekuni aktivitas sebagai penulis puisi, cerpen serta artikel sastra dan pendidikan.
46.
Suyitno Ethex, Lahir di Mojokerto, belajar menulis secara otdidak, puisi, cerpen da esainya tersebar di media masa regional dan nasional, mengisi berbagai antologi bersama nasional seperti, Puisi Menolak Korupsi, Lumbug Puisi , Tifa Nusantara , dan lain-lain, Aktif di Dewan Kesenia Mojokerto, tinggal di Jl. S. Parman, Modopuro Mojosari, Mojokerto-61382.
47.
Tonganni Mentia ,lahir di Toraja. Menyuarakan Malu Aku Jadi Orang Indonesia karya Taufik Ismail dalam Lomba Baca Puisi tingkat SMA se-Kecamatan Makale, Tana Toraja, 2004. Mengikuti Lomba Cipta Baca Puisi FIB Universitas Hasanuddin dan meraih juara 1 dengan judul Ada Maling di Rumah Rakyat, 2004. Puisinya Nakke Nakku’ka dan Meski Tak Saling terbit dalam buku Isis dan Musim-Musim, Kumpulan Puisi Penulis Perempuan Indonesia Timur, 2014. Perjalanan dan Ketika Aku Lupa terselip dalam buku antologi Dik, Sebuah Ikrar, sebuah mahar pernikahan sahabat di Makassar, 2015. Persediaan Kegembiraan termasuk dalam buku antologi hadiah setahun pernikahan sahabat di Bogor, 2015. Patani Nenek sebuah puisi tentang kuburan Toraja termaktub dalam antologi puisi TIFA Nusantara 2, DKKT dan Disporabudpar Kabupaten Tangerang, 2015. Mengarak Cumulonimbus terekam dalam antologi Puisi Hijau/ LCPGSH Suratto Green Literary Award, 2015. Saat ini masih belajar mengembangkan karyanya seputar susastra Toraja, kampung halamannya.
48.
Tutik Hariyati Sundari, lahir di Sumedang  04 Jui 1970, membuat puisi dan membacanya di depan anak-anak. Menulis untuk media pendidikan sekolah menengah .Tinggal di Indramayu.
49.
Ustadji Pantja Wibiarsa , adalah penyair dari Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah.
 lahir di Yogyakarta, 4 Agustus 1961. Alumnus IKIP Semarang jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia S1, Ketua Sanggar Kalimasada Kutoarjo, Komite Sastra Dewan Kesenian Purworejo, dan guru Bahasa, Sastra, dan Teater di beberapa sekolah. Aktif menggiatkan penulisan sastra melalui sanggar sastra bagi anak-anak dan remaja di wilayah Purworejo. Karya-karyanya berupa puisi, cerpen, artikel, cerita anak, dongeng, dan naskah lakon, berbahasa Indonesia dan Jawa. Buku antologi karya sastra bersamanya, di antaranya: Puisi-puisi Penyair Jawa Tengah (Komite Sastra Indonesia Dewan Kesenian Jawa Tengah, 2011), Sesotya Prabangkara ing Langit Ngayogya (kumpulan puisi Bahasa Jawa, Pesan Trend Budaya Ilmu Giri Yogyakarta, 2014), Para Penari (kumpulan cerpen, Lingkaran Komunikasi, Batu, Jatim, 2002)  Buku sastra tunggalnya di antaranya “Bocah-bocah Berbenah dan Melangkah” (kumpulan puisi) dan “Bajang Caplok” (kumpulan naskah lakon). Alamat di Gang Cokroasmo, Senepo Timur RT 01 RW 01 No. 61, Kutoarjo 54212, Purworejo, Jawa Tengah.
50.
Wadie Maharief, lahir 13 Maret 1955 di Prabumulih  Sumatera Selatan, puisi, esai, dan cerpennya banyak dimuat di media regional dan nasional, turut dalam beberapa antologi bersama nasional, tinggal di Yogyakarta.
51.
Wahyu Hidayat. Lahir di Banyuwangi, 28 Oktober 1995. Mendirikan komunitas tulis Graps dan bergiat di komunitas sastra Tobong Karya dan aktif di teater Das ’51. Puisi-puisinya termuat dalam koran dan majalah dan antologi bersama nasional. Sedang menempuh kuliah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Institut Agama Islam Darussalam Blokagung. Dapat berkomunikasi melalui e-mail: wahyuh.hidayat@gmail¬.com
52.
Wans Sabang lahir di Jakarta. Aktif berpuisi di Forum Sastra Bekasi dan mengajar Creative Writing di SDIT Nur Hikmah, Bekasi. Buku Antologi Puisi terbarunya adalah Tifa Nusantara 2 (2015) dan Negeri Langit (DNP 6, 2015
53.
Wardjito Soeharso,Multistatus. Pegawai Negeri. Widyaiswara. Dosen. Penyair. Suami dari satu istri. Ayah dari tiga anak. “Ayah” dari banyak anak yang mengangkatnya sebagai ayah. Pecinta tulen. Cinta profesi. Cinta istri. Cinta anak. Cinta sahabat. Juga cinta puisi. Hidupnya didedikasikan pada cinta.
Prinsip hidupnya sederhana saja: Hidup harus penuh dengan cinta, karena cinta itu adalah peduli, peduli itu berbagi, dan berbagi itu memberi. Jadi, tidak ada kata minta dalam cinta. Berbagai karya yang pernah diterbitkan antara lain: Antologi Puisi Mendung Di Atas Kota Semarang (Indie,1983), Penerbitan Pers di Indonesia: Dari Undang-Undang Sampai Kode Etik (Aneka Ilmu, Semarang, 1994), Antologi Puisi Penulismuda (Media E-Solusindo, Semarang, 2007), Yuk, Nulis Puisi (Percetakan Negara RI, Surabaya, 2008), Yuk, Nulis Artikel (Media E-Solusindo, Semarang, 2009), Phantasy Poetica-Imazonation (pm-publisher, Semarang, 2010), Ide, Kritik, Kontemplasi (pm-publisher, Semarang, 2010). Puisi Menolak Korupsi Buku I dan IIb (Forum Sastra Surakarta, 2013). Dan banyak artikel lepas yang dimuat di berbagai media massa.
2014/1/4 wardjito soeharso
54.
Wirol O. Haurissa. Lahir di Ambon Maluku, 1 September 1988. Sarjana Sains Teologi, Fakultas Filsafat Teologi di Universitas Kristen Indonesia Maluku. Dan study Magister Ilmu Susastra, Universitas Kristen Petra, Surabaya.
Aktivitas sehari: menulis puisi, cerita pendek dan skrip teater, mendirikan Bengkel Sastra Batu Karang, menjalani pementasan-pementasan independen teater dan sastra di kota Ambon, kota Depok dan kota Salatiga. Puisi dan esai tersebar di media online. Beberapa puisi termuat dalam Antologi Penyair Maluku Biarakan Kami Bakale, Revolusi cendrawasih, Mata Aru dan Pemberontakan Dari Timur, Sastra Kepulauan VIII. Pernah menjadi juara satu lomba Menulis dan baca Puisi SeUniversitas Swasta Wilayah XII Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat di Ternate. Pernah menjadi juri Lomba Baca Puisi Pelajar seSMP di pulau Ambon dalam memperingati Hari Ulang Tahun Merah Saga. Pernah menjadi Fasilitator Pelatihan Cipta dan Baca Puisi Perdamaian di Pusat Studi Perdamaian, Pascasarjana Teologi UKIM Ambon.
55.
Yuditeha, penulis puisi, cerpen dan novel yang hobi melukis wajah-wajah dan bernyanyi puisi. Aktif di komunitas sastra alit Surakarta. Hujan Menembus Kaca (2011) adalah buku puisinya. Komodo Inside (Grasindo, 2014) adalah novel pertamanya. Tinggal di Jaten RT. 01 RW. 14 Karanganyar-Surakarta. Blog : yuditeha.wordpress.com
56.
Zaeniboli lahir di flores 1982 ,aktif di sastra kalimalang sebagai inventaris karya untuk halaman sastra kalimalang,Sejak 2013 –sekarang  .